Cara membuat QR code WhatsApp (barcode WA)
- Masukkan nomor telepon Anda dalam format internasional dengan kode negara, misalnya
+44 7700 900123– untuk nomor Indonesia, ganti angka 0 di depan dengan +62. Spasi, tanda hubung, dan tanda + dihapus otomatis. - Jika perlu, ketik pesan yang akan muncul otomatis di kolom chat, misalnya “Halo, saya mau reservasi meja.”
- Unduh kodenya, lalu pasang di flyer, menu, kemasan, kartu nama, atau etalase toko Anda.
Cara kerja link WhatsApp (wa.me)
Kode ini berisi link click-to-chat dalam format resmi wa.me dari WhatsApp. Saat seseorang memindainya, WhatsApp membuka chat ke nomor Anda; jika WhatsApp belum terpasang, link akan terbuka di browser.
| Yang Anda masukkan | Link di dalam QR code |
|---|---|
+44 7700 900123 | https://wa.me/447700900123 |
0044 7700 900123 | https://wa.me/447700900123 |
| Nomor dan pesan “Hello!” | https://wa.me/447700900123?text=Hello! |
| Hanya pesan | https://wa.me/?text=Hello! – orang yang memindai memilih sendiri penerimanya |
Hilangkan angka 0 di depan nomor nasional: nomor HP Inggris yang ditulis 07700 900123 menjadi +44 7700 900123. Begitu juga nomor Indonesia: 0812 3456 7890 menjadi +62 812 3456 7890.
Ide penggunaan QR code WhatsApp
- Restoran dan kafe: reservasi dan pesanan take away dari menu atau etalase.
- Toko dan online shop: layanan pelanggan di kemasan, struk, dan surat jalan.
- Properti dan jual-beli mobil: papan iklan yang langsung memulai chat tentang penawaran tersebut, dengan kode referensi di dalam pesan.
- Acara dan kelas: pendaftaran dan pertanyaan dari poster dan flyer.
- Penyedia jasa: cara cepat meminta penawaran harga dari mobil operasional, kartu nama, atau invoice Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah orang lain perlu menyimpan nomor saya?
Tidak. Memindai kode ini langsung membuka chat dengan Anda, tanpa harus menambahkan Anda ke kontak mereka.
Apakah bisa dipakai untuk WhatsApp Business?
Bisa. Link wa.me membuka chat dengan akun pribadi maupun akun bisnis.
Bisakah saya mengubah pesannya nanti?
Pesan tersimpan di dalam kode, jadi pesan baru memerlukan kode baru. Orang yang memindai selalu bisa mengedit teksnya sebelum mengirim.
Kenapa kode membuka halaman web, bukan WhatsApp?
Hal itu terjadi jika WhatsApp belum terpasang di HP yang memindai kode. Halaman tersebut menawarkan untuk mengunduh WhatsApp atau melanjutkan di WhatsApp Web.